Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Kegiatan penambangan pasir ilegal merupakan fenomena yang masih marak terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Watutena, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka. Kegiatan ini berlangsung tanpa perizinan formal dan tanpa mekanisme perlindungan kesehatan kerja yang memadai, sehingga pekerja dapat menghadapi risiko penyakit akibat kerja (PAK) berbasis lingkungan yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) dalam upaya pencegahan PAK berbasis lingkungan pada kegiatan penambangan pasir ilegal di Desa Watutena. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen POAC tidak diterapkan secara terstruktur, dengan enam dari delapan indikator bernilai nol. Tiga faktor risiko dominan yang teridentifikasi meliputi pajanan debu silika (71,4% pekerja mengeluhkan gejala respirasi), ergonomi manual handling (71,4%), dan paparan panas matahari langsung (85,7%). Status ilegal dan ketidakhadiran manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) membuat kegiatan ini berada di luar jangkauan pengawasan pemerintah.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Elisabeth Evenince Nince, Akmal Aminudin, Yoseph Keytimu
- Quelle
- Environmental Insight Journal
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 3090-6105
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Elisabeth Evenince Nince, Akmal Aminudin, Yoseph Keytimu (2026). Penerapan POAC dalam Pencegahan Penyakit Akibat Kerja Berbasis Lingkungan pada Kegiatan Penambangan Pasir Ilegal. Environmental Insight Journal. https://doi.org/10.37412/eij.v3i1.510
Kontext
Themen, Förderung und Nutzung
Lizenzhinweise: Lizenz 1