Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Mental health disorders have become an increasingly prominent theme in Indonesian cinema, one of which is portrayed in the film Rumah untuk Alie through the psychological pressure experienced by the main character due to repeated family conflict and emotional violence. This study aims to analyze the representation of the main character's mental health disorder in the film through visual communication elements and to interpret the visual signs leading to the characteristics of Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) symptoms using Charles Sanders Peirce's semiotic analysis. This research employs a descriptive qualitative approach within an interpretive paradigm. Data were collected through documentation in the form of scene screenshots representing the character's psychological condition, repeated observation of the film, and interviews with the screenwriter and a psychologist as supporting data. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, and were then interpreted through the concepts of representamen, object, and interpretant classified into icons, indexes, and symbols. The findings show that Rumah untuk Alie represents PTSD symptoms such as intrusive memory, hyperarousal, freeze response, emotional numbing, and social withdrawal through facial expressions, body language, color, lighting, and spatial and frame composition. Icons appear through the character's facial expressions and gestures, indexes reveal the causal relationship between traumatic events and emotional responses, while symbols are constructed through color, lighting, and spatial arrangement that convey isolation and longing for the mother figure. The study concludes that the film not only presents family conflict as its storyline but also positions visual communication as a medium for deeply representing the character's psychological condition. ABSTRAK Gangguan kesehatan mental menjadi salah satu isu yang semakin banyak diangkat dalam industri perfilman Indonesia, salah satunya melalui film Rumah untuk Alie yang menggambarkan tekanan psikologis tokoh utama akibat konflik keluarga dan kekerasan emosional yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi gangguan kesehatan mental tokoh utama dalam film tersebut melalui elemen komunikasi visual, serta memaknai tanda visual yang mengarah pada karakteristik gejala Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berupa tangkapan layar adegan yang merepresentasikan kondisi psikologis tokoh, observasi terhadap tayangan film secara berulang, serta wawancara dengan pengamat film dan psikolog sebagai data pendukung. Data dianalisis mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian dimaknai melalui konsep representamen, objek, dan interpretan yang diklasifikasikan ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Rumah untuk Alie merepresentasikan gejala PTSD berupa intrusive memory, hyperarousal, freeze response, emotional numbing, dan social withdrawal melalui ekspresi wajah, bahasa tubuh, warna, pencahayaan, serta komposisi ruang dan frame. Ikon ditunjukkan melalui ekspresi wajah dan gestur tubuh tokoh, indeks memperlihatkan hubungan sebab-akibat antara peristiwa traumatis dan respons emosional, sedangkan simbol dibangun melalui warna, pencahayaan, dan tata ruang yang memaknai keterasingan serta kerinduan terhadap sosok ibu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film tidak hanya menghadirkan konflik keluarga sebagai alur cerita, tetapi juga menjadikan komunikasi visual sebagai media representasi kondisi psikologis tokoh secara mendalam.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Arun Yudha Safiudin Putra, Dipo Krishyudi Ono, Jati Noegroho
- Quelle
- CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2774-4183, 2774-8030
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Arun Yudha Safiudin Putra, Dipo Krishyudi Ono, Jati Noegroho (2026). REPRESENTASI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL TOKOH UTAMA DALAM FILM RUMAH UNTUK ALIE MELALUI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE). CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.14311