Frag' FlorenceEvidenz. Klar. Anwendbar.
Uhr 7/8Sources Journal Tree
Easy Demo

Crossref · journal-article

Hubungan Kadar Vitamin D dengan Derajat Disabilitas Nyeri Pinggang Berdasarkan Oswestry Disability Index pada Wanita Pasca Menopause di Rumah Sakit Prof. Dr. Chairuddin P. Lubis Universitas Sumatera Utara

Piotr Karol Borek, M. Fidel Ganis Siregar, M. Yusuf Rachmatsyah

JHN: Journal of Health and Nursing · 2026 · Band 4 · Ausgabe 1 · S. 71-82

Vollständiger Abstract

Worum geht es in dieser Arbeit?

Wanita pasca menopause mengalami penurunan estrogen yang mempercepat kehilangan massa tulang dan meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal termasuk nyeri pinggang bawah. Hipovitaminosis D sering ditemukan pada populasi ini dan diduga menjadi faktor yang dapat dimodifikasi terhadap disabilitas akibat nyeri pinggang, namun bukti pada wanita pasca menopause Indonesia masih terbatas. Menganalisis hubungan kadar vitamin D dengan derajat disabilitas nyeri pinggang berdasarkan Oswestry Disability Index (ODI) pada wanita pasca menopause. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan di Poliklinik Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Prof. Dr. Chairuddin P. Lubis Universitas Sumatera Utara periode Februari–Juni 2026. Sebanyak 25 wanita pasca menopause yang memenuhi kriteria dilibatkan dengan teknik consecutive sampling. Kadar 25-hidroksivitamin D serum diukur dan derajat disabilitas dinilai menggunakan kuesioner ODI. Data dianalisis dengan uji independent t-test dengan batas kemaknaan p<0,05. Rerata usia subjek 59,4 ± 6,41 tahun, rerata usia menopause 50,8 ± 3,99 tahun, dan median lama menopause 7 (1–25) tahun. Rerata kadar vitamin D adalah 23,94 ± 6,37 ng/mL dengan rerata skor ODI 31,27 ± 10,7. Hipovitaminosis D ditemukan pada 22 subjek (88%). Disabilitas sedang merupakan kategori terbanyak (76%). Rerata kadar vitamin D pada kelompok disabilitas minimal, sedang, dan berat berturut-turut 22,52 ± 6,72; 24,77 ± 6,43; dan 18,8 ± 4,24 ng/mL (p = 0,413). Hipovitaminosis D sangat prevalen pada wanita pasca menopause, namun tidak ditemukan hubungan bermakna secara statistik antara kadar vitamin D dengan derajat disabilitas nyeri pinggang berdasarkan ODI. Nyeri pinggang pada populasi ini bersifat multifaktorial dan tidak dapat dijelaskan hanya oleh status vitamin D.

Bibliografischer Nachweis

Publikationsdaten

Autor:innen
Piotr Karol Borek, M. Fidel Ganis Siregar, M. Yusuf Rachmatsyah
Quelle
JHN: Journal of Health and Nursing
Publikation
2026-08-08
Band / Ausgabe
4 / 1
Seiten
71-82
ISSN / ISBN
3025-8448
Zitationen
0 laut Crossref
Referenzen
0 hinterlegt

Zitieren

Zitierfähiger Nachweis

Piotr Karol Borek, M. Fidel Ganis Siregar, M. Yusuf Rachmatsyah (2026). Hubungan Kadar Vitamin D dengan Derajat Disabilitas Nyeri Pinggang Berdasarkan Oswestry Disability Index pada Wanita Pasca Menopause di Rumah Sakit Prof. Dr. Chairuddin P. Lubis Universitas Sumatera Utara. JHN: Journal of Health and Nursing, 4 (1), 71-82. https://doi.org/10.58738/jhn.v4i1.1806
RIS BibTeX CSL-JSON