Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Bunga chamomile (Matricaria chamomilla L.) banyak dimanfaatkan sebagai bahan herbal karena kandungan senyawa flavonoid yang berpotensi memberikan efek farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan flavonoid serta aktivitas farmakologis chamomile berdasarkan tinjauan literatur tahun 2020–2025. Metode yang digunakan berupa analisis deskriptif terhadap artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Pengujian aktivitas farmakologis dalam berbagai penelitian dilakukan melalui pendekatan in vitro menggunakan metode DPPH, ABTS, dan FRAP untuk uji antioksidan serta penghambatan mediator inflamasi pada tingkat sel, pendekatan in vivo menggunakan model hewan uji seperti tikus dan kelinci untuk mengevaluasi penurunan marker inflamasi, edema, dan efek neuroprotektif, serta uji klinis pada manusia untuk menilai penurunan tingkat kecemasan dan peningkatan kualitas tidur. Hasil kajian menunjukkan bahwa flavonoid utama chamomile meliputi apigenin, luteolin, quercetin, dan kaempferol yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, neuroprotektif, ansiolitik, sedatif ringan, antimikroba, hepatoprotektif, dan antikanker. Sebagian besar penelitian masih berada pada tahap praklinis dan jumlah uji klinis masih terbatas.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Siti Nur Aisyah Tanjung, Cszahreyloren Vitamia
- Quelle
- Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 3025-4175, 3025-5295
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Siti Nur Aisyah Tanjung, Cszahreyloren Vitamia (2026). Tinjauan Literatur: Potensi Aktivitas Flavonoid dalam Bunga Chamomile (Matricaria chamomilla L.). Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy. https://doi.org/10.61329/pscp.v4i2.67
Kontext
Themen, Förderung und Nutzung
Lizenzhinweise: Lizenz 1