Frag' FlorenceEvidenz. Klar. Anwendbar.
Uhr 7/8Sources Journal Tree
Easy Demo

Crossref · journal-article

Perbedaan Pengaruh Brisk Walking Exercise dan Resistance Training terhadap Kualitas Tidur Remaja dengan Insomnia di MAN 1 Sleman

Dinda Gladys Canakya, Lailatuz Zaidah, Rizky Wulandari

Borneo Nursing Journal (BNJ) · 2026 · Band 8 · Ausgabe 2 · S. 3059-3066

Vollständiger Abstract

Worum geht es in dieser Arbeit?

Kurang tidur pada remaja telah menjadi masalah kesehatan global yang dapat memengaruhi kesehatan serta performa akademik. Berdasarkan data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tahun 2024, sekitar 72,7% pelajar sekolah menengah mengalami durasi tidur yang tidak mencukupi. Remaja saat ini rentan mengalami insomnia akibat kebiasaan tidur larut malam dan pola tidur yang tidak teratur. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas, gangguan metabolik, gangguan kesehatan mental, penurunan konsentrasi belajar, hingga gangguan kardiovaskular. Intervensi nonfarmakologis seperti Brisk Walking Exercise dan Resistance Training diketahui dapat membantu meningkatkan kualitas tidur melalui peningkatan relaksasi tubuh, pengeluaran energi, serta penurunan stres.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari pemberian intervensi Brisk Walking Exercise dan Resistance Training terhadap peningkatan kualitas tidur remaja dengan insomnia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi-experimental. Responden penelitian berjumlah 34 pelajar yang dipilih menggunakan teknik gender-matched group sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Fatigue Assessment Scale (FAS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test menggunakan SPSS Series 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Brisk Walking Exercise terhadap kualitas tidur remaja dengan insomnia dengan nilai p < 0,001. Terdapat pengaruh Resistance Training terhadap kualitas tidur remaja dengan insomnia dengan nilai p < 0,001. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai p = 0,379 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara Brisk Walking Exercise dan Resistance Training terhadap kualitas tidur remaja dengan insomnia. Kesimpulan penelitian ini adalah Brisk Walking Exercise dan Resistance Training sama-sama berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur pada remaja dengan insomnia. Namun, tidak terdapat perbedaan pengaruh antara kedua intervensi tersebut terhadap kualitas tidur remaja dengan insomnia.

Bibliografischer Nachweis

Publikationsdaten

Autor:innen
Dinda Gladys Canakya, Lailatuz Zaidah, Rizky Wulandari
Quelle
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Publikation
2026-08-21
Band / Ausgabe
8 / 2
Seiten
3059-3066
ISSN / ISBN
2685-5054, 2654-8453
Zitationen
0 laut Crossref
Referenzen
0 hinterlegt

Zitieren

Zitierfähiger Nachweis

Dinda Gladys Canakya, Lailatuz Zaidah, Rizky Wulandari (2026). Perbedaan Pengaruh Brisk Walking Exercise dan Resistance Training terhadap Kualitas Tidur Remaja dengan Insomnia di MAN 1 Sleman. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8 (2), 3059-3066. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1037
RIS BibTeX CSL-JSON