Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Anestesi umum merupakan teknik pembedahan yang paling sering digunakan,namun berpotensi menimbulkan komplikasi pascaoperasi berupa keterlambatanpulih sadar (prolonged recovery). Riwayat merokok diduga berperan dalammemperpanjang pemulihan melalui kerusakan fungsi silia bronkus, peningkatanproduksi mukus, akumulasi karbon monoksida, serta perubahan metabolisme obatanestesi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran lama waktu pulih sadarpada pasien pascaanestesi umum dengan riwayat merokok di RSI Purwokerto.Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional terhadap 63 pasien yang dipilih melalui total sampling. Data primerdiperoleh melalui wawancara dan observasi menggunakan Aldrete Score (skor>8), sedangkan data sekunder berasal dari rekam medis. Analisis dilakukan secaraunivariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Mayoritas respondenberusia 26–35 tahun (22,2%), berjenis kelamin perempuan (55,6%), berstatus fisikASA II (82,5%), dan menjalani operasi berdurasi 1–2 jam (61,9%). Sebanyak 34responden (54,0%) mengalami pulih sadar cepat (<15 menit) dan 29 responden(46,0%) mengalami pulih sadar lambat (>15 menit). Pulih sadar lambatdidominasi perokok aktif (34,9%), sedangkan pulih sadar cepat didominasiperokok pasif (44,4%). Temuan ini menegaskan perlunya pengkajian statusmerokok praoperasi serta pemantauan respirasi dan saturasi oksigen yang lebihketat selama masa pemulihan.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Inaya Ramadhanti, Danang Tri Yudono, Iki Netra Wirakhmi
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-08-21
- Band / Ausgabe
- 8 / 2
- Seiten
- 2612-2623
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Inaya Ramadhanti, Danang Tri Yudono, Iki Netra Wirakhmi (2026). Gambaran Lama Waktu Pulih Sadar Pada Pasien Pasca Anestesi Umum Dengan Riwayat Merokok Di RSI Purwokerto. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8 (2), 2612-2623. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1040