Frag' FlorenceEvidenz. Klar. Anwendbar.
Uhr 7/8Sources Journal Tree
Easy Demo

Lokaler Crossref-Datenbestand · journal-article

Hubungan Posisi Kerja dan Postur Pelvic dengan Risiko Musculoskeletal Disorders pada Karyawan Pabrik Konveksi Perempuan

Nevita Lutfia Ningrum, Asyhara Naela Arifin, Rizky Wulandari

Borneo Nursing Journal (BNJ) · 2026

Vollständiger Abstract

Worum geht es in dieser Arbeit?

Musculoskeletal Disorders (MSDs) telah berkembang menjadi krisis kesehatan global yang memengaruhi 1,71 miliar orang di dunia (WHO) dan menjadi penyebab utama disabilitas kronis menurut studi Global Burden of Disease 2021. Di Indonesia, sektor konveksi menyumbang sekitar 20-30% kasus MSDs pada pekerja perempuan menurut data Kementerian Kesehatan (2022), dengan gejala seperti nyeri punggung bawah, leher, dan pinggul yang dapat berkembang menjadi kondisi kronis. Dampak serius MSDs tidak hanya menurunkan produktivitas kerja hingga 40% akibat absensi dan penurunan kinerja, tetapi juga memicu kecacatan permanen, biaya pengobatan yang tinggi, serta beban psikososial seperti depresi dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengetahui hubungan antara posisi kerja dan postur pelvic terhadap risiko keluhan Musculoskeletal Disorders pada karyawan pabrik konveksi perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 65 karyawan perempuan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian REBA untuk posisi kerja, clinometer untuk mengukur postur pelvic, dan kuesioner NBM untuk risiko Musculoskeletal Disorders. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan korelasi Spearman dan analisis multivariat menggunakan Smart-PLS. Hasil analisis menunjukkan mayoritas responden terpapar risiko posisi kerja kategori tinggi (62%) dan memiliki postur pelvic kategori netral (70%). Risiko MSDs mayoritas berada pada kategori rendah (89%). Hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara posisi kerja dengan keluhan MSDs (p = 0,731) serta tidak terdapat hubungan mediasi postur pelvic yang signifikan dalam model penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah posisi kerja dan postur pelvic tidak memiliki hubungan signifikan terhadap risiko MSDs pada karyawan perempuan di Lotus Glove.

Bibliografischer Nachweis

Publikationsdaten

Autor:innen
Nevita Lutfia Ningrum, Asyhara Naela Arifin, Rizky Wulandari
Quelle
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Publikation
2026-01-01
Band / Ausgabe
Nicht angegeben
Seiten
Nicht angegeben
ISSN / ISBN
2685-5054, 2654-8453
Zitationen
0 laut Crossref
Referenzen
0 hinterlegt

Zitieren

Zitierfähiger Nachweis

Nevita Lutfia Ningrum, Asyhara Naela Arifin, Rizky Wulandari (2026). Hubungan Posisi Kerja dan Postur Pelvic dengan Risiko Musculoskeletal Disorders pada Karyawan Pabrik Konveksi Perempuan. Borneo Nursing Journal (BNJ). https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1049
RIS BibTeX CSL-JSON