Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan untuk mengeluarkan janin melalui insisi pada dinding abdomen dan uterus ketika persalinan normal tidak dapat dilakukan. Pada prosedur ini umumnya digunakan anestesi regional, khususnya anestesi spinal. Salah satu komplikasi yang sering muncul setelah anestesi spinal adalah shivering yang dapat meningkatkan ketidaknyamanan pasien serta risiko gangguan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan heating pad terhadap penurunan shivering pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasy experiment melalui pendekatan one group pre test-post test design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Data primer diperoleh melalui observasi langsung pada pasien pasca operasi dengan pemberian intervensi heating pad. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan hasil adanya pengaruh penggunaan heating pad terhadap penurunan shivering pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea yang ditunjukkan hasil nilai p value 0,001 (<0,05) yaitu ada pengaruh pada penggunaan heating pad terhadap penurunan shivering pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Putri Rahmawati Poiyo, Vita Purnamasari, Raden Sugeng Riyadi
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-08-19
- Band / Ausgabe
- 8 / 2
- Seiten
- 2411-2417
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Putri Rahmawati Poiyo, Vita Purnamasari, Raden Sugeng Riyadi (2026). Pengaruh Penggunaan Heating Pad Terhadap Penurunan Shivering Pasca Anestesi Spinal Pada Pasien Sectio Caesarea. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8 (2), 2411-2417. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1103