Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Pasien pasca anestesi umum berisiko mengalami penurunan saturasi oksigen akibat depresi pernapasan, relaksasi otot faring, dan obstruksi jalan napas sehingga diperlukan intervensi untuk mempertahankan kepatenan jalan napas dan mengoptimalkan oksigenasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas Triple Maneuver terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pretest-posttest control group design pada 64 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikan Triple Maneuver serta kelompok kontrol yang diberikan Jaw Thrust. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan rerata saturasi oksigen kelompok intervensi meningkat dari 90,41% menjadi 98,97%, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 90,66% menjadi 96,56%. Terdapat peningkatan saturasi oksigen yang signifikan pada kedua kelompok (p < 0,001), tidak terdapat perbedaan sebelum intervensi (p = 0,940), tetapi terdapat perbedaan signifikan setelah intervensi (p < 0,001). Disimpulkan bahwa Triple Maneuver efektif meningkatkan saturasi oksigen pasien pasca anestesi umum dan dapat dipertimbangkan sebagai intervensi noninvasif dalam manajemen jalan napas di ruang pemulihan.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Berliyana Felanueva, Nia Handayani, Endah Tri Wulandari
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Berliyana Felanueva, Nia Handayani, Endah Tri Wulandari (2026). Efektivitas Triple Maneuver terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Pasca Anestesi Umum di Ruang Pemulihan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Borneo Nursing Journal (BNJ). https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1155