Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Puskesmas menghadapi beragam bahaya kerja sehingga manajemen risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diperlukan untuk melindungi tenaga kesehatan dan menjaga mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen risiko K3 di UPT Puskesmas Segiri Samarinda. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif pada Januari-Maret 2026. Tujuh informan dipilih secara purposive, terdiri atas pimpinan, penanggung jawab K3, tenaga kesehatan, dan petugas pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan NVivo versi 15. Kredibilitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan, SOP, APD, pengelolaan limbah, dan sarana keselamatan dasar telah tersedia, namun identifikasi bahaya dan penilaian risiko belum terdokumentasi secara formal menggunakan HIRADC. Kepatuhan terhadap APD dan SOP belum konsisten, monitoring cenderung menguat menjelang akreditasi, pelaporan near miss belum melembaga, simulasi tanggap darurat belum rutin, serta pemeriksaan kesehatan berkala dan imunisasi tenaga kesehatan belum merata. Implementasi K3 masih dominan compliance-based dan bersifat reaktif. Penguatan HIRADC, audit internal, pelaporan insiden, kesiapsiagaan darurat, perlindungan tenaga kesehatan, dan budaya keselamatan diperlukan untuk mendorong transisi menuju risk-based management.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Fuad Syabani, Rindu, Harimat
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-08-20
- Band / Ausgabe
- 8 / 2
- Seiten
- 2527-2533
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Fuad Syabani, Rindu, Harimat (2026). Analisis Implementasi Manajemen Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Puskesmas Segiri Samarinda. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8 (2), 2527-2533. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1395