Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Pendahuluan: Mahasiswa kesehatan berisiko mengalami berbagai peristiwa traumatis yang dapat memengaruhi kesehatan mental. Namun, tidak semua individu mengalami dampak negatif karena sebagian dapat mengalami Posttraumatic Growth (PTG), yaitu perubahan psikologis positif setelah menghadapi trauma. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Posttraumatic Growth pada mahasiswa kesehatan Universitas Negeri Gorontalo. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 307 mahasiswa dari Program Studi Kedokteran, Keperawatan, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik responden, paparan kejadian traumatis, dan Posttraumatic Growth Inventory (PTGI). Analisis data dilakukan secara univariat dengan penyajian distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Mayoritas responden berusia 18–21 tahun (96,7%) dan berjenis kelamin perempuan (85,0%). Jenis trauma yang paling banyak dialami adalah kehilangan orang yang dicintai (31,7%). Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat PTG rendah (52,8%), sedangkan 47,2% berada pada kategori tinggi. Domain PTG dengan proporsi kategori tinggi terbesar adalah Relating to Others (47,6%). Simpulan: Mahasiswa kesehatan Universitas Negeri Gorontalo menunjukkan kecenderungan PTG yang masih rendah, meskipun sebagian telah mengalami pertumbuhan psikologis positif setelah peristiwa traumatis.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Siti Hajar Salawali, Nanang Roswita, Anisa Zubaedi
- Quelle
- Health Research Journal of Indonesia
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2964-7592
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Siti Hajar Salawali, Nanang Roswita, Anisa Zubaedi (2026). Gambaran Posttraumatic Growth (PTG) Pada Mahasiswa Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo. Health Research Journal of Indonesia. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1384