Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, gagal ginjal, dan kematian, dengan perilaku merokok sebagai salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku merokok dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lamunti. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 485 penderita hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Lamunti selama tiga bulan sebelum penelitian. Sampel sebanyak 83 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan dipilih melalui teknik accidental sampling. Data perilaku merokok dikumpulkan menggunakan kuesioner Brinkman Index, sedangkan kejadian hipertensi diukur melalui pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter dan stetoskop serta dicatat pada lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan sebagian besar responden merupakan perokok ringan (39,8%) dan mayoritas mengalami Hipertensi Stadium 1 (51,8%). Uji Chi-Square memperoleh nilai p = 0,003 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku merokok dan kejadian hipertensi. Petugas kesehatan disarankan meningkatkan edukasi bahaya merokok, pengendalian kebiasaan merokok, serta pemeriksaan tekanan darah berkala untuk mencegah hipertensi dan komplikasinya.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Siti Rosaidah, Tien Aminah
- Quelle
- Health Research Journal of Indonesia
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2964-7592
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Siti Rosaidah, Tien Aminah (2026). Hubungan Perilaku Merokok dengan Kejadian Hipertensi Wilayah Kerja Puskemas Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas. Health Research Journal of Indonesia. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1473